21 Des 2012

Manfaat Kopi



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSCOhFy4hVd1CLdcj_TsGYkM6odFKeC2l__ORmsi3MR_BaV0Di8ujSvu_YsXLtPOjL-sX4ckkMnJby2YXVSwX0m9U9JeUZqBmsmaS9BgdWw4uXb6QiQLdVdmx1PqftzcHxbG4vH30B-7w/s1600/addd.jpg 

  1. Mencegah penyakit saraf. Peminum kopi berkafein cenderung tidak akan mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kandungan antioksidan di dalam kopi akan mencegah kerusakan sel yang dihubungkan dengan Parkinson. Sedangkan kafein akan menghambat peradangan di dalam otak, yang kerap dikaitkan dengan Alzheimer.
  2. Melindungi gigi. Kopi yang mengandung kaein memiliki kemampuan antibakteri dan antilengket, sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang menggerogoti lapisan gigi. Minum kopi secangkir setiap hari terbukti dapat mencegah risiko kanker mulut hingga separuhnya. Senyawa yang ditemukan di dalam kopi juga dapat membatasi pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA.
  3. Menurunkan risiko kanker payudara. Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38 persen, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition. Kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor. Namun konsumsi kurang dari 4 cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini.
  4. Mencegah batu empedu. Batu empedu tumbuh ketika lendir di dalam kantong empedu memerangkap kristal-kristal kolesterol. Xanthine, yang ditemukan di dalam kafein, akan mengurangi lendir dan risiko penyimpanannya. Dua cangkir kopi atau lebih setiap hari akan membantu proses ini.
  5. Melindungi kulit. Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Kafein dapat memacu kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.
  6. Mencegah diabetes. Orang yang mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko mengembangkan diabetes tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.
Ok demikian seputar Manfaat Kopi untuk menjaga kesehatan, namun untuk mendfapatkan manfaat positif dari kopi serbaiknya mengikuti petunjuk dan jangan berlebihan. Wasalam.

17 Nov 2012

BIografi Burgerkill


Biografi Burgerkill
Adalah sebuah Band Hardcore yang berasal dari kota Bandung, Jawa Barat.
Nama band ini diambil dari sebuah nama restaurant makanan siap saji asal Amerika yaitu Burger King, yang kemudian di parodikan menjadi "Burgerkill".
Burgerkill berasal dari komunitas Ujungberung, tempat orisinil tumbuh dan berkembangnya komunitas Death metal / Grindcore di daerah timur kota Bandung.
Band lulusan scene Uber (Ujungberung) selalu dilengkapi gaya Stenografi Tribal dan musik agresif yang super cepat.
Burgerkill berdiri pada bulan Mei 1995 berawal dari Eben, scenester dari Jakarta yang pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya.
Dari sekolah itulah Eben bertemu dengan Ivan, Kimung, dan Dadan sebagai line-up pertamanya.
Band ini memulai kariernya sebagai sebuah side project yang tidak punya juntrungan, just a bunch of metal kids jamming their axe-hard sambil menunggu band orisinilnya dapat panggilan manggung.
Tapi tidak buat Eben, dia merasa bahwa band ini adalah hidupnya dan berusaha berfikir keras agar Burgerkill dapat diakui di komunitasnya.
Ketika itu mereka lebih banyak mendapat job manggung di Jakarta melalui koneksi Hardcore friends Eben, dari situlah antusiasme masyarakat underground terhadap Burgerkill dimulai dan fenomena musik keras tanpa sadar telah lahir di Indonesia.
Walhasil line-up awal band ini pun tidak berjalan mulus, sederet nama musisi Underground pernah masuk jajaran member Burgerkill sampai akhirnya tiba di line-up solid saat ini.
Ketika dimulai tahun 1995 mereka hanya berpikir untuk manggung, pulang, latihan, manggung lagi dst.
Tidak ada yang lain di benak mereka, tapi semuanya berubah ketika mereka berhasil merilis single pertamanya lewat Underground Phenomenon Richard Mutter yang merilis kompilasi CD band-band Bandung pada awal 1997.
Nama lain seperti Full Of Hate, Puppen, dan Cherry Bombshell juga bercokol di kompilasi yang berjudul "Masaindahbangetsekalipisan" tersebut, memang masa itu masa indah musik underground.
Everything is new and new things stoked people! Tidak tanggung lagu Revolt! dari Burgerkill menjadi nomor pembuka di album yang terjual 1000 keping dalam waktu singkat ini.
Konsep awal Burgerkill banyak ter-influence dari band-band Oldschool Hardcore, Name it: Minor Threat, 7 Seconds, Gorilla Biscuits, Youth of Today, Sick of it All, Insted, Etc.
Namun seiring dengan waktu masuklah pengaruh dari band-band Modern Metal dan Newschool Hardcore dengan beat yang lebih cepat dan lebih agresif, selain itu juga riff-riff power chord yang enerjik menjadi bagian kental pada lagu-lagu Burgerkill serta dilengkapi oleh fill-in gitar yang lebih menarik.
Hampir semua format musik keras dilahap dan di interprestasikan kedalam lagu, demikianlah Burgerkill berkembang menjadi semakin terasah dan dewasa.
Pada sector vocal, Burgerkill tetap mengedepankan nuansa depresif dan kelam, karakter vocal Ivan sang vokalis Bengal lebih berani dimunculkan dengan penulisan bahasa pertiwi dan artikulasi kata yang lebih jelas, dan di sector musik pun, Toto, Eben, Andris dan gitaris baru mereka Agung semakin berani menjelajahi daerah-daerah baru yang sebelumnya tidak pernah dijajaki kelompok musik keras manapun di Indonesia.
Di awal tahun 2005, Toto memutuskan untuk meninggalkan band yang telah selama 9 tahun dia bangun bersama.
Namun kejadian ini tidak membuat anak-anak Burgerkill putus semangat, mereka kembali merombak formasinya dengan memindahkan Andris dari posisi Bass ke posisi Drums dan terus melanjutkan proses penulisan lagu dengan menggunakan additional bass player.
Namun musibah terbesar dalam perjalanan karier mereka pun tak terelakan, Ivan sang vokalis akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya ditengah-tengah proses peluncuran album baru mereka di akhir Juli 2006.
Peradangan pada otaknya telah merenggut nyawa seorang ikon komunitas musik keras di Indonesia.
Tanpa disadari semua penulisan lirik Ivan pada album ini seolah-olah mengindikasikan kondisi Ivan saat itu, dilengkapi alur cerita personal dan depresif yang terselubung sebagai tanda perjalanan akhir dari kehidupannya.
"Beyond Coma And Despair" sebuah album persembahan terakhir bagi Ivan Scumbag yang selama ini telah menjadi seorang teman, sahabat, saudara yang penuh talenta dan dedikasi dengan disertai karakter karya yang mengagumkan.
Akhirnya setelah melewati proses Audisi Vokal, mereka menemukan Vicki sebagai Frontman baru untuk tahap berikutnya dalam perjalanan karier mereka.
• Artis : Burgerkill
• Asal : Bandung, Indonesia
• Berdiri : 1995
• Genre : Metalcore, Death Metal

1 Nov 2012

Biografi Lamb Of God

Lamb of God (band)

“Burn the Priest” beralih ke halaman ini. Untuk album, lihat Burn Imam (album).

Randy Blythe dan Willie Adler pada 2007′s Dengan Kendali Angkatan festival.
Informasi latar belakang
Juga dikenal sebagai Imam Burn
Asal Richmond, Virginia, Amerika Serikat
Genre Groove metal, thrash metal, Metalcore, death metal (awal)
Tahun aktif 1994-sekarang
Prosthetic label, Epic, Roadrunner
Website www.lamb-of-god.com
Anggota
Chris Adler
Randy Blythe
Mark Morton
Willie Adler
John Campbell
Mantan anggota
Abe Tombak
lamb of god  adalah sebuah band heavy metal dari Richmond, Virginia, terbentuk pada tahun 1994. Anak Domba Allah terdiri dari vokalis Randy Blythe, gitaris Mark Morton dan Willie Adler, bassis John Campbell, dan drummer Chris Adler. Band ini dianggap menjadi anggota dari the New Wave of American Heavy Metal.
Sejak pembentukannya, Anak Domba Allah telah merilis enam studio album, satu album live, dan tiga DVD. Band sama penjualan kumulatif hampir dua juta di Amerika Serikat. Pada tahun 2007 band ini menerima nominasi Grammy untuk album Sakramen 2006. Anak Domba Allah telah melakukan tur dengan Ozzfest dua kali dan muncul di Slayer’s The Unholy Alliance Tour pada tahun 2006. Mereka juga bermain di banyak festival besar lainnya di seluruh dunia termasuk Download Festival dan Sonisphere Festival di Inggris, Soundwave Festival dan Gigantour. Baru-baru ini, (seperti pada 2008-2009) mereka telah melakukan tur dengan Metallica (Magnetic World Tour). lAMB OF GOD  akan berada di panggung utama Rockstar Mayhem Festival di tahun 2010.  Sejarah
Pembentukan dan Burn the Priest (1994-1999)
Pada tahun 1994, gitaris Mark Morton, drummer Chris Adler dan bassis John Campbell memulai sebuah band bernama Yesus. Anggota band saling kenal dari perguruan tinggi mereka semua hadir, Virginia Commonwealth University, di Richmond, Virginia. Morton meninggalkan band awal segera setelah menerima gelar master. Adler dan Campbell digantikan Morton dengan Abe Spear. Selama lima tahun berikutnya, band ini dipraktekkan di Richmond dan di sekitar Virginia. Pada tahun 1995, band ini merilis berjudul diri demo pertama. Setelah demo, Burn Imam terpecah merekam dua album dengan Agen Zed Setan dan masing-masing.  Setelah tiga pertama band demo, Burn Imam Randall Blythe vokalis ditambahkan ke berbaris.
Pada tahun 1997, Morton kembali ke band. Dua tahun kemudian, band ini merilis panjang penuh pertama album berjudul diri, Burn Imam, melalui Legion Records. Mikey Bronsnan dari Legiun Records menabung $ 2.500 untuk merekam dan kemudian melanggarnya di Philadelphia, Pennsylvania melalui DIY menunjukkan. Album ini diproduksi oleh Hari Apakah Hari gitaris dan vokalis Steve Austin. Tombak meninggalkan band, meninggalkan posisi terbuka untuk gitaris. Adik Chris Adler, Willie Adler, menjadi gitaris kedua band setahun kemudian, dan kesepakatan dengan Prosthetic Records ditandatangani.  Setelah dilarang bermain di tempat-tempat tertentu (beberapa pemilik tempat percaya band memiliki sebuah “jahat” nama) ,  Burn Imam berganti nama menjadi lamb of god .
Dengan nama baru dan label, band ini merilis album kedua, New American Gospel, pada bulan September 2000. Patrick Kennedy dari Allmusic membandingkan band Pantera menyatakan, “Yang penting tanda tangan pasca-Pantera logam dalam kelimpahan pada Domba Allah album perdana. New American Injil menyediakan kayu ek yang besar atas yang berpasir iman metal Amerika tetap dipertahankan, efektif menjembatani tahun 90-an ‘desakan kepada sersan teknis dan ditentukan sekolah tua berfokus pada pembangunan riff.  Chris Adler berkomentar : “Ini adalah catatan klasik. Kami memiliki semua elemen yang datang bersama-sama untuk membuat salah satu yang terberat, namun catatan menular karir kami. Sulit berisi kami-kami bahkan tidak mengerti pada saat itu apa yang kita telah diciptakan.
LAMB OF GOD  melakukan tur selama dua tahun sebelum merilis album ketiga, Ketika Istana Burn, pada 6 Mei 2003. Kirk Miller dari Rolling Stone memberikan album tiga dari lima bintang, menulis bahwa “tidak seperti banyak di antara mereka terlalu berlebihan, yang dipengaruhi Slipknot sezaman, Anak Domba Allah memberikan serangan logam dibuat dengan teliti.” [10] Album ini terpilih sebagai nomor satu album tahun 2003 oleh kedua Revolver Magazine dan Metal Hammer. Band pertama yang melakukan tur di tur Headbangers Ball, di mana mereka merekam sebuah DVD termasuk pertunjukan live dan film dokumenter, berjudul Teror dan keangkuhan. DVD itu sukses, memulai debutnya di urutan 31 di Billboard Top Music Videos bagan.

Abu dari Wake (2004-2005)

Randy Blythe vokalis tampil di Ozzfest 2004.

LAMB OF GOD Abu dilepaskan dari Wake pada bulan Agustus 2004, yang debut di nomor 27 di Billboard 200, dan terjual lebih dari 35.000 kopi dalam minggu pertama.  Album ini disalurkan melalui band label rekaman baru, Epic Records. Johnny Loftus dari Allmusic memuji album, mengatakan “Dengan semakin tersumbat oleh genre PVC goofs dan Alice in Chains impersonators, Anak Domba Allah persamaan keseimbangan kekuasaan, marah, tradisi, dan kerajinan. It membunuh filler. The judul lagu dari album Perjanjian menampilkan dan mantan gitaris Megadeth Alex Skolnick dan Chris Polandia, masing-masing.
Abu didukung band dari Wake dengan tur ekstensif, termasuk slot pada tahap kedua Ozzfest di tahun 2004,  dan tahun 2005 Sounds of Underground tur. Band dianugerahi 2 Best Album of the Year oleh Revolver Majalah di belakang Mastodon’s Leviathan, dan dianugerahi penghargaan Best Music Video untuk “Now You’ve Got Something to Die For” (2005).  Sementara tur, band ini mencatat kinerja dan dirilis dengan nama Killadelphia. Rilis dibuat tersedia sebagai DVD dan CD. [19] DVD meraih platinum oleh Recording Industry Association of America pada tahun 2007.
Pada tahun 2006, single pertama dari album, “Laid to Rest”, yang tampil sebagai lagu dimainkan di Guitar Hero II [1] dan rereleased untuk Guitar Hero: Smash Hits, dan kemudian digunakan sebagai konten download untuk Rock Band [2 ].Sakramen (2005-2007)
Bassist John Campbell tampil pada 2007′s Dengan Kendali Force.
Pada bulan Agustus 2006 Anak Domba Allah merilis album studio kelima, Sakramen. Album debut di nomor delapan di Billboard 200 dan terjual hampir 65.000 kopi dalam minggu pertama penjualan, hampir dua kali lipat minggu pertama penjualan Ashes dari Wake. [13] Album umumnya positif menerima resensi, dengan Lee dari Stylus Cosmo Magazine menyatakan, “Sakramen memiliki band yang paling berkesan lagu-to-date. musikal, tidak ada lemak. Band ini memainkan dengan presisi dan lagu laser bergerak dengan lancar melalui riff dan transisi.”  Ed Thompson dari IGN dimaksud Sakramen “salah satu yang terbaik logam album tahun 2006 “, dan Jon Pareles dari Blender menyebutnya sebagai” kecepatan terburu-buru sepanjang jalan melalui “.
Band muncul di wisata utama untuk mendukung album tersebut, termasuk The Unholy Alliance dengan Slay Mastodon, Children of Bodom, dan Mata-Mu Bleed, [24] Gigantour, mendukung Megadeth;  di panggung utama Ozzfest; [16] sebuah tampilan di Download Festival, dan co-headlining eksklusif tur dengan Killswitch Engage, Soilwork, dan Devil Driver di mana Killswitch Engage dan Anak Domba Allah headlining berbagi tempat bergantian setiap pertunjukan.  Anak Domba Allah dinominasikan untuk Best Metal Performance pada tahun 2007 Penghargaan Grammy untuk “Redneck”, namun kalah keluar untuk Slayer’s “Eyes of the Insane”.
Pada bulan Desember 2007, band kembali merilis album sebagai Sakramen: Deluxe Producer Edition. Pelepasan berisi semua lagu-lagu asli dari Sakramen pada disk pertama, dan yang kedua adalah piringan CD-ROM menampilkan semua vokal, bass, gitar, dan drum trek dalam 192kbit / s format MP3, memungkinkan pembeli untuk menghasilkan interpretasi dari lagu-lagu. Blythe menyatakan, “kadang-kadang Anda harus melakukan sesuatu khusus untuk mendapatkan anak-anak bahkan membeli album hari-hari ini bukan untuk mendownloadnya.” [28] Band ini mengambil jeda untuk menulis materi baru selama tahun 2008 dan mempersiapkan catatan baru untuk rilis, dijadwalkan untuk 2009. Band sedang melakukan negosiasi untuk sebuah label rekaman baru untuk mendistribusikan rekaman di luar Amerika Serikat. Chris Adler menyatakan Epic Records di Amerika Serikat “tidak bisa lebih sempurna”, tetapi menginginkan label yang berbeda untuk rilis internasional. [29] The band kemudian menandatangani kesepakatan dengan Roadrunner pada tanggal 1 Mei 2008 untuk distribusi di luar Amerika Serikat. [ rujukan?]
[sunting] Berjalanlah dengan Aku di dalam neraka dan Wrath (2008 dan seterusnya)
Randy Blythe pada 2007′s Dengan Kendali Force.
On May 3, Anak Domba Allah MySpace mengumumkan melalui DVD baru mereka, Berjalanlah dengan Aku di Neraka, akan dirilis pada 1 Juli 2008. DVD adalah cakram ganda dan telah hampir lima jam rekaman, berisi fitur dokumenter Berjalanlah dengan Aku di dalam neraka dan beberapa live performance ekstra dari Sakramen World Tour. Pada akhir Walk with Me in Hell dokumenter anggota menyatakan bahwa mereka bersemangat lebih daripada sebelumnya untuk menulis materi baru.
Pada bulan Agustus, 2008, diumumkan bahwa band ini telah memulai bekerja di tindak lanjut Sakramen, dan bahwa rilis dijadwalkan untuk Februari, 2009. Josh Wilbur juga disebut sebagai produser untuk dicatat. [30] Mereka juga akan mengadakan tur dengan Metallica sebagai tindakan dukungan langsung dimulai pada bulan Desember 2008.
Proses rekaman catatan baru dibuat tersedia untuk melihat hidup secara online melalui website band, dengan dua webcam terinstal di studio (khususnya di ruang drum dan ruang pencampuran).
Album terakhir mereka dinamai Wrath [33] dan dibebaskan pada 23 Februari 2009 internasional melalui Roadrunner Records dan pada 24 Februari 2009 di Amerika Serikat melalui Epic Records. Album ini didedikasikan untuk Mikey Bronsnan, yang membantu mereka memulai di Philadelphia, PA. Pada November 2008, Bronsnan dibunuh oleh seorang pengemudi mabuk. Menurut drummer Chris Adler, “Tanpa Mikey, kami akan sangat baik mungkin bukan sebuah band hari ini.” [34] Chris Adler Drummer dikutip mengatakan “Album ini akan mengejutkan banyak orang. Biasanya band yang sampai ke tempat kita berada dalam karir kami mulai mengendur, aroma bunga mawar dan muntah. Kami memilih jalan yang berbeda. Tidak ada yang ingin mendengar anggota band lain hyping rekor baru. ‘Murka’ tidak membutuhkan hype. Kami telah atasnya diri kita dan pada 24 Februari Anda akan merasakannya. ” Dengan mengatakan bahwa, “Wrath” memulai debutnya di Billboard 200 di nomor dua, menjual lebih dari 68.000 kopi dalam minggu pertama.
Untuk mendukung Wrath, band di musim semi tahun 2009 memulai pada leg pertama dari tur dunia mereka, No Fear Energi Tour judul oleh diri mereka sendiri dengan dukungan utama dari Children of Bodom dan Saat aku Lay Dying, dan membuka slot berputar dengan Allah Melarang dan Kota limbah.  Tur ini sukses besar untuk band dengan sambutan hangat dan turnouts besar di setiap pertunjukan. Band bermain di Eropa pada musim panas untuk melakukan dengan Metallica pada Magnetic World Tour bersama dengan Mastodon, sementara juga bermain headlining menunjukkan mereka sendiri dan pertunjukan di festival besar Eropa. Untuk enam tanggal akhir tur, menggali’s Buz McGrath terisi untuk Mark Morton, ketika ia pulang lebih awal untuk bersama istri dan anak pertama.
LAMB OF GOD  telah mengumumkan kepada Metallica juga berfungsi sebagai dukungan langsung untuk kaki di Amerika Utara dari tur dunia mereka 2009, serta menyelesaikan tahun off oleh headlining menunjukkan di Australia dan Selandia Baru dengan Shadows Fall dan DevilDriver.
Mengomentari sengketa lineup slot di Inggris di mana Sonisphere Festival Limp Bizkit sudah dipesan ke slot yang sebelumnya diberikan kepada Machine Head, Willie Adler berkata tentang Limp Bizkit “Aku tidak mau membuka diri untuk Limp Bizkit! Mereka sudah keluar dari adegan begitu lama, maksudku, siapa yang peduli? Siapa yang peduli dengan Limp Bizkit?  Persetan orang dudes! Persetan band, dan persetan semua orang yang bekerja untuk itu sialan ‘band! “
LAMB OF GOD akan berada di Mayhem Festival 2010 di Panggung Utama Festival Mayhem bersama Korn, Rob Zombie, dan Five Finger Death Punch. Peserta festival lain termasuk: ATREYU, In This Moment, 3 Inches Darah, Hatebreed, Chimaira, Shadows Fall, dan Winds of Wabah. Anak Domba Allah juga telah dinominasikan untuk Grammy pada tahun 2010 untuk kategori Best Metal Performance, dengan “Set to Fail” tetapi kalah kepada Judas Priest.
LAMB OF GOD akan memainkan Download Festival 2010 setelah dikukuhkan melalui situs resmi Download Festival di 00.30 pada 16 Februari 2010, ini akan menjadi yang ketiga kalinya pada Download Festival.

LAMB OF GOD  juga akan tampil untuk pertama kalinya di Bangalore, India, pada 15 Mei 2010, headlining Storm Musim Panas festival.

LAMB OF GOD  awalnya instrumental band bernama Imam Bakar, dan termasuk vokal Randy Blythe setelah bergabung. Karena keberhasilan rilis tahun 2004′s Ashes of the Wake  band ini telah dianggap sebagai pemimpin dari “New Wave of American Heavy Metal”.
Gitaris Mark Morton tampil pada 2004′s Ozzfest
Membakar Imam dan awal LAMB OF GOD telah didefinisikan sebagai metal thrash, death metal dan hardcore punk  atau grindcore hibrida dengan elemen yang kuat kekuasaan alur, yang sering menghubungkan Anak Domba Allah dengan band metal yang berpengaruh Pantera . Hubungan lain antara Pantera dan Anak Domba Allah adalah kenyataan bahwa keduanya dan sangat berpengaruh metal dari Amerika Serikat Selatan, Texas dan Virginia, masing-masing. Seiring dengan Mastodon, dari Georgia, Anak Domba Allah dapat saat ini akan membantu untuk memperkuat tradisi muda selatan besar logam yang pertama kali dirintis oleh Pantera.  Burn Imam dan awal Domba Allah meliputi menggeram vokal death metal. [39] The style telah dianggap bervariasi antara beberapa genre yang berbeda, termasuk hardcore punk, thrash metal, dan bahkan memiliki pengaruh logam lumpur.
, dengan drum-berat memilih alternatif produksi dan double-kick drum. [8] Di sini, band ini telah dipertimbangkan oleh Allmusic untuk secara efektif menjembatani tahun 1990-an ‘kecenderungan ke arah teknis dan logam awal fokus pada konstruksi dan memainkan riff merek digambarkan sebagai logam berat yang tidak berbeda meshuggah tanpa beberapa komponen matematika mereka.
2003′s Ketika Istana Burn melihat komposisi band lebih berfokus pada apa yang telah disebut “mengesankan” riff. Pada tahun 2004 Ashes of the Wake, mereka terus perkembangan Istana Sebagai Burn dengan solo gitar yang lebih sering.
Sakramen, dirilis pada tahun 2006, yang digambarkan oleh kritikus sebagai lebih teknis, terutama mengingat performa vokal. Sekali lagi, band lebih bereksperimen dengan melodi dan gitar solo, namun band ini juga telah sering menyalahkan oleh para pengkritik untuk kesamaan lagu-lagu dalam album mereka. Album ini adalah perwakilan utama pembangunan yang berkembang arah epik. Khusus ‘Sakramen’ dan ‘Ketika Istana Burn “memiliki banyak elemen yang dapat dianggap musik’ gelap ‘daripada menentang rilis (penggunaan luas klasik skala kecil, misalnya).
Karena berbagai pengaruh, elemen-elemen gaya dan perubahan sepanjang karier band pers telah memilih beberapa genre dan istilah untuk menggambarkan Anak Domba Allah musik. Anak Domba Allah telah diberi label sebagai Groove Metal band. Campbell, di Walk With Me di Neraka DVD, mengatakan bahwa Anak Domba Allah adalah “sebuah band punk yang memainkan heavy metal”, sementara Chris Adler mengacu pada Sakramen sebagai album speed metal

19 Okt 2012

Kalender dengan java :)

Contoh if else pd java

class ContohIfElse{

public static void main(String args[]) {
char HurufDepan = (char)-1;
System.out.println("Masukan huruf depan nama anda!!!");
try{
HurufDepan = (char) System.in.read();
}
catch (Exception e){
System.out.println("Error : "+e.toString());
}
if (HurufDepan == -1)
System.out.println("kok, Tidak turut perintah!");
else if (HurufDepan =='a')
System.out.println("Apa namamu amin?");
else if (HurufDepan =='b')
System.out.println("Apa namamu bambang?");
else if (HurufDepan =='c')
System.out.println("Apa namamu cici?");
else if (HurufDepan =='d')
System.out.println("Apa namamu darwin?");
else System.out.println("ku belum bisa menebak");
}


}

apa itu Class??

Class pada java

Kelas merupaakan salah satu konsep fundamental pemrograman berorientasi objek. kelas dapat di ilustrasikan sebagai suatu cetak biru (blueprint) atau prototipe yang digunakan untuk menciptakan objek.
  • Definisi kelas
Definisi kelas terdiri atas dua komponen, yaitu deklaarasi kelas dan body kelas. Deklarasi kelas adalah baris pertama di suatu kelas, dan minimal mendeklarasikan nama kelas. sementara itu, body dideklarasikan setelah nama kelas dan berada di antara kurung kurawal.

//deklarasi kelas
public class ContohKelas{
//body kelas
}

Di java, nama kelas sekaligus mereprentasikan nama file kode program, dan sifatnya adalah case-sensitive.
  • Konstruktor
Kegunaaan utama konstruktor adalah untuk menetapkan status awal manakala objek di ciptakan. Ada beberapa catatan penting yang harus kita perhatikan dalam pendeklarsin konstruktor. pertama nama konstruktor harus sama dengan nama kelas. kedua, konstruktor boleh memiliki argumen lebih dari satu atau tidak sama sekali. ketiga konstruktor tidak boleh mengemblikan nilai.

public class ContohKelas{
//Konstruktor
public ContohKelasa(){
}
}

konstruktor yang tidak memiliki argumen dinamakan sebagai konstruktor default. Apabila sebuh kelas dideklarasikan tanpa adanya sebuah konstruktor, maka secara implisit Java akan menambahkan konstruktor default.
  • Kelas bersarang
Suatu kelas boleh mendeklarasikan kelas baru di dalamnya, atau biasa disebut inner class, atau kelas bersarang. Apabila di perlukan, inner class juga dapat memiliki kelas lagi di dalamnya.

public class ContohKelas{
public class KelasBersarang{
//body kelas bersarang
}
}

inner class juga dapat di deklarasikan secara lokal, yaitu di dalam body method. kelas seperti ini dinamakan local inner class atau kelas local nested class.

public void test(){
class KelasDiMethod{
//body kelas KelasDiMethod
}

8 Sep 2012

java : menuJOption

Assalamualaikum wr.wb
sebelumnya saya akan menampilkan menu Joption dari java yang telah saya sempurnakan terlebih dahulu, langsung saja ke TKP :)

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package Praktek1;

/**
 *
 * @author -
 */
import java.awt.HeadlessException;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Menu_DariJOption {
    private static String name;
    private static String des;
    private static int validDes;
    private static String gender;
       static StringBuilder X= new StringBuilder();
       static StringBuilder Y= new StringBuilder();
       static StringBuilder Z= new StringBuilder();
    public static void pecahan(){
        int desimal;
       
       
        String str=JOptionPane.showInputDialog("Masukkan jumlah uang");
        desimal=Integer.parseInt(str);
        int j100rbu, j50rbu, j20rbu, j10rbu, j5rbu, j2rbu, j1rbu, j5rtus, j2rtus, j1rtus, j50, j10, j1;
        j100rbu=desimal/100000;
        desimal%=100000;
        j50rbu=desimal/50000;
        desimal%=50000;
        j20rbu=desimal/20000;
        desimal%=20000;
        j10rbu=desimal/10000;
        desimal%=10000;
        j5rbu=desimal/5000;
        desimal%=5000;
        j2rbu=desimal/2000;
        desimal%=2000;
        j1rbu=desimal/1000;
        desimal%=1000;
        j5rtus=desimal/500;
        desimal%=500;
        j2rtus=desimal/200;
        desimal%=200;
        j1rtus=desimal/100;
        desimal%=100;
        j50=desimal/50;
        desimal%=50;
        j10=desimal/10;
        desimal%=10;
        j1=desimal/1;
        desimal%=1;
   
   
            JOptionPane.showMessageDialog(null,"Jumlah uang seratus ribu = "+j100rbu+
            '\n'+"Jumlah uang lima puluh ribu = "+j50rbu+
            '\n'+"Jumlah uang dua puluh ribu = "+j20rbu+
            '\n'+"Jumlah uang sepuluh ribu = "+j10rbu+
            '\n'+"Jumlah uang lima ribu = "+j5rbu+
            '\n'+"Jumlah uang dua ribu = "+j2rbu+
            '\n'+"Jumlah uang seribu = "+j1rbu+
            '\n'+"Jumlah uang lima ratus = "+j5rtus+
            '\n'+"Jumlah uang dua ratus = "+j2rtus+
            '\n'+"Jumlah uang seratus = "+j1rtus+
            '\n'+"Jumlah uang lima puluh = "+j50+
            '\n'+"Jumlah uang sepuluh puluh = "+j10+
            '\n'+"Jumlah uang satu puluh = "+j1
                    );
       
}         
   
    public static void keBiner(int y){
        if(y>1){
            keBiner(y/2);
        }
        System.out.print(y%2);
        X.append(y%2);
    }
    public static void keHexa(int n){
    char [] daftarHexa = {'0', '1', '2', '3', '4', '5', '6', '7', '8', '9', 'A', 'B', 'C', 'D', 'E', 'F'};
    int sisabagi = n%16;
    if(n>0){
        keHexa((n-sisabagi) /16);
       
        System.out.print(daftarHexa[n%16]);
        Y.append(daftarHexa[n%16]);
    }
    }
    public static void Oktal(int n){
        char [] daftarOktal = {'1', '2', '3', '4', '5', '6', '7',};
        if(n>0){
            Oktal(n/8);
        }
        System.out.print(daftarOktal[n%8]);
        Z.append(daftarOktal[n%8]);
    }
    public static void inputDesJOption(){
    des = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan "
            + "Bil.Desimalnya = ");
    }
   
    public String konversi (int angka){
            String [] bilangan ={"","satu","dua","tiga","empat","lima","enam","tujuh","delapan","sembilan","sepuluh","sebelas"};
String temp=" ";
if (angka<12){
temp = "" + bilangan[angka];
}
else if(angka<20){
temp = konversi(angka-10) + " belas";
}
else if(angka<100){
temp = konversi(angka/10) + " puluh" + konversi(angka%10);
}
else if(angka<200){
temp = "seratus" + konversi(angka-100);
}
else if(angka<1000){
temp = konversi(angka/100) + "ratus" + konversi(angka%100);
}
else if(angka<2000){
temp = "seribu"+ konversi(angka-1000);
}
else if(angka<1000000){
temp = konversi(angka/1000) + " ribu" + konversi (angka%1000);
}
return temp;
}
    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void bacabil() {
       
try {
praktek1.terbilang num = new praktek1.terbilang();
int konvert = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nilai"));

if (konvert < 0 || konvert >999999) {
JOptionPane.showMessageDialog(null,"Angka di luar range!!!","WARNING",JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
}
else {
JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil = \n " + konvert + " = " + num.konversi(konvert),"RESULT",JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
}
}
catch(      HeadlessException | NumberFormatException e){
JOptionPane.showMessageDialog(null,"ERROR","WARNING",JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
}
}


    public static void eksepsiInpBiner(){
        inputDesJOption();
        try {
            if(des.isEmpty()){
                JOptionPane.showMessageDialog(null,
                        " Janagn Dikosong' !!");
                eksepsiInpBiner();
            }
            validDes=Integer.parseInt(des);
            System.out.printf("\nDesimal dari "+des+
                    ", Binernya adalah = ");
            keBiner(validDes);
            System.out.println();
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "JADI HASIL BINER " + X);
            X.delete(0, validDes);
           
        }catch(NumberFormatException err){
            JOptionPane.showMessageDialog(null, des
                    +" bukan angka!! "
                    + "\nMasukkan angka saja!!");
            eksepsiInpBiner();
            }catch(NullPointerException npe){
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "Tolong inputkan angka lebih dulu");
            eksepsiInpBiner();
        }
    }
    public static void eksepsiInpHexa(){
        inputDesJOption();
        try {
            if(des.isEmpty()){
                JOptionPane.showMessageDialog(null,
                        " Janagn Dikosong' !!");
                eksepsiInpHexa();
            }
            validDes=Integer.parseInt(des);
            System.out.printf("\nDesimal dari "+des+
                    ", Hexanya adalah = ");
            keHexa(validDes);
            System.out.println();
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "JADI HASIL HEXA " + Y);
            Y.delete(0, validDes);
           
           
        }catch(NumberFormatException err){
            JOptionPane.showMessageDialog(null, des
                    +" bukan angka!! "
                    + "\nMasukkan angka saja!!");
            eksepsiInpHexa();
            }catch(NullPointerException npe){
            JOptionPane.showMessageDialog(null, " Tolong inputkan angka lebih dulu");
            eksepsiInpHexa();
        }
        }
    public static void eksepsiInpOktal(){
        inputDesJOption();
        try {
            if(des.isEmpty()){
                JOptionPane.showMessageDialog(null,
                        " Janagan Dikosong' !!");
                eksepsiInpOktal();
            }
            validDes=Integer.parseInt(des);
            System.out.printf("\nDesimal dari "+des+
                    ", Oktalnya adalah = ");
            Oktal(validDes);
            System.out.println();
           
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "JADI HASIL OKTAL " + Z);
            Z.delete(0, validDes);
        }catch(NumberFormatException err){
            JOptionPane.showMessageDialog(null, des
                    +" bukan angka!! "
                    + "\nMasukkan angka saja!!");
            eksepsiInpOktal();
        }catch(NullPointerException npe){
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "Tolong inputkan angka lebih dulu");
            eksepsiInpOktal();
        }
    }
    public static void outHasilBiner(){
        eksepsiInpBiner();
    }
    public static void outHasilHexa(){
    eksepsiInpHexa();
    }
    public static void outHasilOktal(){
     eksepsiInpOktal();  
    }
public static void inpNama(){
    name=JOptionPane.showInputDialog("masukan "
            + "Nama Anda :");
    try{
        if(name.isEmpty()){
            JOptionPane.showMessageDialog(null,
                    "Nama tidak boleh kosong !!");
            inpNama();//kembali input nama
        }
        }catch(NullPointerException npe){
            JOptionPane.showMessageDialog(null,
                    "Harap Diisi Nama dulu donk !!");
            inpNama();//kembali input nama
        }
    }
public static void gender() {
        gender = JOptionPane.showInputDialog("Jenis Kelamin Anda ? "
                + "(L / P)");
        if ("L".equals(gender)) {
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "Selamat Datang brow "
                    + name
                    + "\nSilahkan Memilih Menu Konversi :)");
        } else {
            if ("P".equals(gender)) {
                JOptionPane.showMessageDialog(null, "Selamat Datang Sist "
                        + name
                        + "\nSilahkan Memilih Menu Konversi :)");
            } try{
    if(gender.isEmpty()){
        JOptionPane.showMessageDialog(null,
                "Jenis Kelamin Harus Diisi  !!");
             gender();//membeli input nama
    }

    }catch(NullPointerException ade){
        JOptionPane.showMessageDialog(null,
               "Mohon diisi Form Jenis Kelamin !!");
        gender();
            }
        }
    }

public static void menuJOption(){
//...Text untuk tombol.
    inpNama();
    gender();
    String[] pilihan = {"BINER" , "HEXA" , "OKTAL" ,"TERBILANG" ,"PECAHAN","<<KEMBALI>>" ,
        "<< KELUAR >>"};
    //"Infinite" loop, selesai jika system.exit(0)
    while (true){
        int respone = JOptionPane.showOptionDialog(
                null    // Tengah Window.
                , "Met datang agan/aganwati "+name+" !!"
        + "\npilih Konversi Bilangan dibawah ini?//" // Pesan
            ,"Konversikan Bilangan" // Judul Bar
        ,JOptionPane.YES_NO_OPTION // tipe pilihan
        ,JOptionPane.PLAIN_MESSAGE // tipe pesan
        ,null                      // Icon (none)
        ,pilihan                   // tombol text.
        ,null   // label tombol default
        );
        //menggunakan switch untuk mengecek tombol yang ditekan.
        switch (respone){
            case 0:
                outHasilBiner();
                break;
            case 1:
               outHasilHexa() ;
                break;
            case 2:
                outHasilOktal();
                break;
            case 3:bacabil();
                    break;
            case 4:pecahan();break;
            case 5:inpNama();
                    gender();
                    break;
            case 6:System.exit(0);break;
            case -1:
                //...antara tomnol (3) dan close box (-1) ditangani disini.
                System.exit(0); //keluar looping
            default:
                //...jika kita disini ada kesalahan
                JOptionPane.showMessageDialog(null,
                        "response salah "+ respone);break;
        }
    }
  }
public static void main(String[] args){
    menuJOption();}
}

setelah membuat JOption  kemudian kita melangkah ke menu terbilang dan pecahan , sebelumnya buat file new kemudian buawat terbilang , ini codingnya ...

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package praktek1;
import java.awt.HeadlessException;
import javax.swing.JOptionPane;
/**
 *
 * @author DRAGONMASTER
 */
public class terbilang  {
public String konversi (int angka){
            String [] bilangan ={"","satu","dua","tiga","empat","lima","enam","tujuh","delapan","sembilan","sepuluh","sebelas"};
String temp=" ";
if (angka<12){
temp = "" + bilangan[angka];
}
else if(angka<20){
temp = konversi(angka-10) + " belas";
}
else if(angka<100){
temp = konversi(angka/10) + " puluh" + konversi(angka%10);
}
else if(angka<200){
temp = "seratus" + konversi(angka-100);
}
else if(angka<1000){
temp = konversi(angka/100) + "ratus" + konversi(angka%100);
}
else if(angka<2000){
temp = "seribu"+ konversi(angka-1000);
}
else if(angka<1000000){
temp = konversi(angka/1000) + " ribu" + konversi (angka%1000);
}
return temp;
}
    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void bacabil() {
        do{
try {
terbilang num = new terbilang();
int konvert = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nilai"));

if (konvert < 0 || konvert >999999) {
JOptionPane.showMessageDialog(null,"Angka di luar range!!!","WARNING",JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
}
else {
JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil = \n " + konvert + " = " + num.konversi(konvert),"RESULT",JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
}
}
catch(      HeadlessException | NumberFormatException e){
JOptionPane.showMessageDialog(null,"ERROR","WARNING",JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
}
}
while(JOptionPane.showConfirmDialog(null,"Ingin Mengulang??","OPTION",JOptionPane.ERROR_MESSAGE)==JOptionPane.YES_NO_OPTION);
}
}// TODO code application logic here
   
setelah proses menu terbilang kemudian proses pecahan
ini coding scripcnya ....

import java.util.Scanner; 
 
public class pecahan 

public static void main (String args[]) 

  long bil1, uang; 
 
  do 
  { 
    //inputan dari keyboard 
    System.out.print("Jumlah uang = "); 
    Scanner obj = new Scanner(System.in); 
    uang = obj.nextLong(); 
    
    if (uang<50) 
    {  
       System.out.println("Maaf, tidak ada nominal uang "+ 
                          "sebesar "+uang+" rupiah"); 
       continue; 
    } 
    else 
    { 
       // besar 100000 
       if (uang >= 100000) 
       { 
           bil1 = uang / 100000; 
           System.out.println("Pecahan 100000 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 50000-100000 
       uang = uang % 100000; 
       if ((uang >= 50000) && (uang <100000)) 
       { 
           bil1 = uang / 50000; 
           System.out.println("Pecahan  50000 sebanyak "+bil1); 
       } 
   
       // antara 20000-50000 
       uang = uang % 50000; 
       if ((uang >= 20000) && (uang <50000)) 
       { 
           bil1 = uang / 20000; 
           System.out.println("Pecahan  20000 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 10000-20000 
       uang = uang % 20000; 
       if ((uang >= 10000) && (uang <20000)) 
       { 
           bil1 = uang / 10000; 
           System.out.println("Pecahan  10000 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 5000-10000 
       uang = uang % 10000; 
       if ((uang >= 5000) && (uang <10000)) 
       { 
           bil1 = uang / 5000; 
           System.out.println("Pecahan   5000 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 2000-5000 
       uang = uang % 5000; 
       if ((uang >= 2000) && (uang <5000)) 
       { 
           bil1 = uang / 2000; 
           System.out.println("Pecahan   2000 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 1000-2000 
       uang = uang % 2000; 
       if ((uang >= 1000) && (uang <2000)) 
       { 
           bil1 = uang / 1000; 
           System.out.println("Pecahan   1000 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 500-1000 
       uang = uang % 1000; 
       if ((uang >= 500) && (uang <1000)) 
       { 
           bil1 = uang / 500; 
           System.out.println("Pecahan    500 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 200-500 
       uang = uang % 500; 
       if ((uang >= 200) && (uang <500)) 
       { 
          bil1 = uang / 200; 
          System.out.println ("Pecahan    200 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 100-200 
       uang = uang % 200; 
       if ((uang >= 100) && (uang <200)) 
       { 
          bil1 = uang / 100; 
          System.out.println ("Pecahan    100 sebanyak "+bil1); 
       } 
 
       // antara 50-100 
       uang = uang % 100; 
       if ((uang >= 50) && (uang <100)) 
       { 
          bil1 = uang / 50; 
          System.out.println ("Pecahan     50 sebanyak "+bil1); 
       } 
   
       // kurang 50 
       uang = uang % 50; 
       if ((uang > 0) && (uang <50)) 
       { 
          bil1 = uang ; 
          //satuan 
          if (bil1<10) 
         System.out.println ("Pecahan      "+bil1+ 
                                 " ikhlaskan saja"); 
      else if (bil1>=10)//puluhan 
         System.out.println ("Pecahan     "+bil1+ 
                                 " ikhlaskan saja"); 
       } 
     } 
   }while(uang!=0); 
 
 } 


untuk hasilnya dapat dilihat dibawah sini :)

-disini adalah tampilan awalnya ~>
-tampilan masuk kejendela jenis kelamin ~>

 -setelah itu akan keluar textbox seperti ini ~>
 -kemudaian menuju tampial menu yang ada menu pilhan dari menu JOption tadi ~>
 -disini saya mengambil contoh dari menu hexa dan ini adalah tampilan setelah memasukan bil ~>

 -kemudian kita masuk ke tampilan dari menu terbilang ~>
 -ini hasil dari menu terbilang ~>
 -yang terahir adalh menu pecahan dan ini hasil dari nilai 69000

5 Sep 2012

Java : konversi Bilangan

package Praktek1;

import java.util.Scanner;
import javax.swing.JOptionPane;

public class konversi_bilangan {
    static String name;
    static int bilDes;
    static int asli;
    public static void Biner(int n){
        if(n>1){
            Biner(n/2);
        }
        System.out.print(n%2);
    }
    public static void tampilBiner(){
        inputDes();
        System.out.print("Binernya adalah :");
                Biner(bilDes);
    }
    public static void Oktal(int n){
        if(n>1){
            Oktal(n/8);
        }
        System.out.print(n%8);
    }
    public static void tampilOktal(){
        inputDes();
        System.out.print("Oktalnya adalah :");
                Oktal(bilDes);
    }
  
    public static void Heksa(int n){
        asli = n;
        if(n>1){
            Heksa(n/16);
        }
        if(!((n%16==0)&(n==asli))){
        switch(n%16){
            case 10 : System.out.print("A"); break;
            case 11 : System.out.print("B"); break;
            case 12 : System.out.print("C"); break;
            case 13 : System.out.print("D"); break;
            case 14 : System.out.print("E"); break;
            case 15 : System.out.print("F"); break;
            default : System.out.print(n%16);
        }
        }
    }
    public static void tampilHeksa(){
        inputDes();
        System.out.print("Heksanya adalah :");
                Heksa(bilDes);
    }
    public static int inpBil(){
        System.out.println("=================================="+
                "\n\nSelamat datang "+name);
        System.out.println("Silakan memilih Menu Konversi Bilanagn"+
                "\n1. Biner \n2. Hexa \n3. Oktal \n4. Exit ");
        System.out.print("Masukkan angka Menu = ");
        Scanner inputan = new Scanner(System.in);
        int pilmenu = inputan.nextInt();
        return pilmenu;
    }
    public static void inputDes() {
        System.out.print("Masukkan Bilangan desimal = ");
        Scanner inputan=new Scanner(System.in);
        bilDes=inputan.nextInt();
       
    }
    public static void menU(int pil){
        System.out.println("\033");
        switch(pil){
            case 1: tampilBiner(); break;
            case 2: tampilHeksa();break;
            case 3: tampilOktal();break;
            case 4: System.out.println("BUBYE!!");
                System.exit(0); break;
            default:System.out.println("(Maaf. Pilih angka 1-4");
        }
        System.out.println("\033");
    }
    public static void main(String arg[]){
        name = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nama Anda ");
        do{
            menU(inpBil());
        }
        while(true);
    }
}

Hasilnya OM :




Koverter Bilangan Desimal dengan Menu Pilihan

 Langkah Perdana buwatlah file validator !
caranya : Klik kanan ~> New File ~> PHP web page
kalo belum tau codingnya boleh copas :D
if(isset($_POST['submit'])){//isset : penekanan form
$nama=$_REQUEST['nama'];
    if(isset($_POST['gender'])){
        $gender=$_REQUEST['gender'];
    }
    else{
        $gender='';
    }
$cek='';
}
else{
    $nama='';
    $gender='';
    $cek='Sebelum datang, monggo login dulu :D';
}
?>

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Log in</title>
                <style type="text/css">
            body{
                background-image: url(soekarno.jpg);
            }
            .a{
                font-family:Times New Roman;
                color:#000000
            }
            .b{
             
                font-family:Times New Roman;
                font-weight:bold;
             
            }
            form input.highlight{
                background: soekarno.jpg;
                borurder: solid 1px #CCCCCC;
                border-radius:5px;
                padding: 10px;
            }
            form input.highlight:focus {
                border: solid 1px #D9AD00;
                background: whitetext;
                border-radius:5px;
                box-shadow:2px 2px 5px yellow;
            }
        </style>
        <h1 class='a'>
<?php echo $cek ?></h1>
<br>
        <form action="Koverter_Bilangan_Desimal_dengan_Menu_Pilihan.php" method="post" name="form1">
            <p>
<h3 class='b'>
Nama : <input class='highlight' placeholder="Nama" required="required" type="text" name="nama" size ="30" value="<?php echo $nama ?>"/></h3>
</p>
<p>
<h3 class='b'>
Jenis Kelamin : <br>
                <input type="radio" name="gender" value="L"
                               <?php ($gender=="L")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
                Laki-Laki<br>
                <input type="radio" name="gender" value="P"
                       <?php ($gender=="P")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
                Perempuan
            </h3>
</p>
<input type="submit" name="submit" value="Masuk">
        </form>

    </head>
    <body>
        <?php
        // put your code here
        ?>
    </body>
</html>

Langkah kedua buwatlah file yang berguan untuk dipanggil oleh validator !
caranya : Klik kanan ~> New File ~> PHP web page
kalo belum tau codingnya boleh copas :D

 <?php
if(isset($_POST['submit1'])){
$decimal=$_REQUEST['decimal'];
    if(isset($_POST['pilih'])){
        $pilih=$_REQUEST['pilih'];
    }
    else{
        $pilih='';
    }
}
else{
    $decimal='';
    $pilih='';
}
?>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Konversi Bilangan</title>
                <style type="text/css">
            body
            {
                background-image: url(soekarno.jpg);
            }
            a {
                width: 230px;
                font:18px Times;
                margin: 20px;
                text-align: center;
                padding: 10px;
                border-radius: 12px;
                background:whitesmoke;
                text-decoration: none;
                text-shadow: none;
            }
           
         
       
                
         
          
          
        </style>
            <h1 class='b''>
Monggo Konversikan Bilangannya </h1>
<?php
        if(isset($_POST['submit'])) {// apakah data ter-submit?
            //membuat variable untuk menyimpan data yang dikirim
            $nama=$_REQUEST['nama'];
           if(isset($_POST['gender'])){
            $gender=$_REQUEST['gender'];
           }else{
               $gender='';
          }
       // cek apaka data yang dikirim tidak kossonng

          if($nama==''||$gender==''){
              echo '<h2>Maaf data kurang lengkap</h2>';
          }else{
              if($gender=='L'){
             echo '<h2>Selamat datang OM, '.$nama.'!!</h2>';
          } else { echo '<h2>Selamat datang Tante,'.$nama.'!!</h2>';
        }
          }
          echo "<a href='".$_SERVER['PHP_SELF']."'>Reset</a>";//hasil
        }
        ?>
    <tr>
    <td align ="center">
    <?php
        if(isset ($_POST['submit'])){
            $nama=$_REQUEST['nama'];
            if(isset($_POST['gender'])){
                $gender=$_REQUEST['gender'];
            }
            else{
                $gender='';
            }
        }
        if(isset ($_POST['submit'])){
        if($nama==''|| $gender==''){// tanda || : OR
            echo"<script>
                 alert('Maaf data yang anda masukkan kurang lengkap. Silahkan isi Nama dan Jenis Kelamin');
                 document.location.href='falidator.php';
                 </script>";//menggunakan javascript
        }
        else{
                   }
        }
    ?>
    </td>
    </tr>
</table>
<tr>
    <td align ="center">
    <p>
<form action="<?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>
"
          method="POST" name="form1">
        <h2>
 Inputkan Angka Desimal : </h2>
<input class='highlight' placeholder="Input Angka" required="required" type="text" name="decimal" size ="25" value="<?php echo $decimal ?>"/><br>
        <h2>
 Pilih Konversi yang anda ingin kan : <br><br>
        <input type="radio" name="pilih" value="B"
               <?php ($pilih=="B")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Bilangan Biner<br>
        <input type="radio" name="pilih" value="H"
               <?php ($pilih=="H")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Bilangan Hexa<br>
        <input type="radio" name="pilih" value="O"
               <?php ($pilih=="O")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Bilangan Oktal<br>
        </h2>
<input type="submit" name="submit1" value="Konversikan"><br>
    </form>

    </head>
    <body>
        <!-- Proses Konversi -->
        <?php
        if(isset($_POST['submit1'])){//isset : penekanan form
        $decimal=$_REQUEST['decimal'];
            if(isset($_POST['pilih'])){
                $pilih=$_REQUEST['pilih'];
            }
            else{
                $pilih='';
            }
        }
        else{
            $decimal='';
            $pilih='';
        }
        if(isset ($_POST['submit1'])){
        if($decimal==''|| $pilih==''){
            echo"<script>alert('woles woles, terjadi kesalahan ! Lengkapi dengan mengisi nilai Desimal dan pilih Konversi !!')</script>";//menggunakan javascript
        }
        else{
            if($pilih=='B'){
            //Konversi ke Biner
            if (isset($_POST['decimal'])) {
                $decimal = $_POST['decimal'];
                $original = $_POST['decimal'];
                $binary = '';
                if (preg_match('/[^0-9]/',$decimal)) {
                        die ("Maaf. Inputan salah...");
                }
                else {
                    while ($decimal > 0) {
                        if ($decimal%2 == 0) {
                            $binary .= 0;
                            $decimal /= 2;
                        }
                        else {
                            $binary .= 1;
                            $decimal = ($decimal/2)-0.5;
                        }
                    }
                    $result = strrev($binary);
                    echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Biner hasilnya adalah $result.</h2>
";
                    }
                }
                else {

                }
            }
            else{
                    if($pilih=='H'){
                    //Konversi ke Hexa
                        if(isset($_POST['decimal'])){
                        $des=$_POST['decimal'];
                        $original=$_POST['decimal'];
                        $hex='';
                        while ($des>0){
                        $hasil=$des%16;
                            switch($hasil){
                            case 0 : $hex.="0"; break;
                            case 1 : $hex.="1"; break;
                            case 2 : $hex.="2"; break;
                            case 3 : $hex.="3"; break;
                            case 4 : $hex.="4"; break;
                            case 5 : $hex.="5"; break;
                            case 6 : $hex.="6"; break;
                            case 7 : $hex.="7"; break;
                            case 8 : $hex.="8"; break;
                            case 9 : $hex.="9"; break;
                            case 10: $hex.="A"; break;
                            case 11: $hex.="B"; break;
                            case 12: $hex.="C"; break;
                            case 13: $hex.="D"; break;
                            case 14: $hex.="E"; break;
                            case 15: $hex.="F";
                            default:break;
                            }
                                if($des/16==0){
                                $sisa=($des%16);
                                $des=$sisa;
                                }
                                    else{
                                    $sisa=($des/16);
                                    $des=$sisa%16;
                                    }}
                                    $result = strrev($hex);
                                    echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Hexadecimal hasilnya adalah $result.</h2>
";
                        }
                    }
                    else{
                        //Konversi ke Oktal
                         if(isset($_POST['decimal'])){
                         $des=$_POST['decimal'];
                         $original=$_POST['decimal'];
                         $octal='';
                         while ($des>0){
                         $hasil=$des%8;
                         switch($hasil){
                         case 0 : $octal.="0"; break;
                         case 1 : $octal.="1"; break;
                         case 2 : $octal.="2"; break;
                         case 3 : $octal.="3"; break;
                         case 4 : $octal.="4"; break;
                         case 5 : $octal.="5"; break;
                         case 6 : $octal.="6"; break;
                         case 7 : $octal.="7";
                         default:break;
                         }
                         if($des/8>0){
                            $sisa=($des/8);
                            $des=$sisa%8;
                            }
                            else{
                            $sisa=($des%8);
                            $des=$sisa;
                            }}
                            $result = strrev($octal);
                            echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Oktal hasilnya adalah $result.</h2>
";
                            }
                            else{

                            }
                    }
            }
        }
        }
        echo "<br><h2>
<a href='falidator.php'>Test Lagi</a></h2>
<br><br>";
        ?>
    <!-- End proses Konversi -->
    </td>
    </tr>
</table>
    </body>
</html>

hasil nya OM :